MENGUSUNG TEMA DIGITALISASI DAN SUSTAINBILITY, MAHASISWA S1 AKUNTANSI FEB UNESA TURUT KEMBANGKAN BEBERAPA DESA DI NGANJUK

Pada saat ini kehidupanmasyarakat sudah memiliki kaitan yang erat dengan digitalisasi. Hampir seluruhkegiatan sehari-hari masyarakat tidak bisa lepas dari yang namanya smartphonedan gadget. Mulai dari kegiatan bekerja, belajar, berdagang, dan lainnyasekarang telah menggunakan teknologi untuk menjalankannya. Namun demikian,meskipun era digital saat ini telah berkaitan erat dengan kehidupan masyarakatmasih terdapat banyak sekali masyarakat yang belum dapat menggunakan perangkatdigital secara maksimal untuk kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut,maka sejumlah mahasiswa dari Program Studi S1 akuntansi Fakultas Ekonomika danBisnis Universitas Negeri Surabaya akan melakukan program proyek di desa dengantema digitalisasi dan sustainability.
Pelaksanaan program proyekdi desa ini dilakukan selama Bulan Agustus sampai Bulan Desember tahun 2024,dimana pelaksanaan program proyek di desa oleh mahasiswa S1 akuntansi FakultasEkonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya angkatan 2022 merupakan bagiandari aktivitas Program Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) dariKementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2024. PelaksanaanProyek di desa ini mendukung untuk tercapainya IKU 2 yaitu terkait dengan“Mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus”.
Proyek di desa inidilakukan oleh sebanyak 33 orang yang tersebar pada empat desa yang ada diKabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur. Adapun keempat desa yang dijadikansebagai lokasi pelaksanaan proyek di desa ini yaitu Desa Kweden, Desa Kepel,Desa Karangsono, dan Desa Sawahan. Kabupaten Nganjuk dipilih sebagai lokasipelaksanaan proyek di desa ini karena Kabupaten Nganjuk adalah salah satukabupaten yang sudah menjadi lokasi kegiatan KKN mahasiswa Universitas NegeriSurabaya pada tahun-tahun sebelumnya.
Kegiatan Proyek di desa yangtelah dilakukan dimulai dengan menjalin persetujuan dengan pihak kabupaten,kecamatan, dan desa untuk mencari dan menentukan desa yang akan dijadikansebagai subjek proyek di desa. Fokus pelaksanaan proyek di desa nantinya akandilakukan untuk membangun dan mengembangkan BUMDES dan UMKM di setiap desaberbasis akuntansi digital dan prinsip keberlanjutan usaha (sustainability).Selama pelaksanaan Proyek di Desa tersebut juga dilakukan monitoring danevaluasi yang akan dilakukan oleh 2 orang Dosen Pembimbing Lapangan di lokasiproyek di desa. Setiap dosen akan ditugaskan untuk 2 desa. Pelaksanaan monevini akan dilakukan minimal sebanyak 3 kali yaitu pada saat pembukaan,pelaksanaan, dan penutupan Proyek di desa
Dokumentasi salah satu produk Proyek di Desa
Sampai saat ini pelaksanaanproyek di desa telah memasuki pada bulan ketiga dan telah terlaksana beberapakegiatan dan menghasilkan beberapa produk yang berasal dari desa. Beberapakegiatan yang telah dilakukan oleh mahasiswa selama proyek di desa yaitu sepertiacara pembukaan dan pelepasan mahasiswa proyek di desa, seminar digitalisasipemasaran, workshop pengelolaan SDA dan inovasi produk lokal, seminarpengelolaan dan literasi keuangan, dan lainnya. Program proyek di desa ininantinya akan ditutup dan diakhiri dengan dilakukannya acara penutupan danseminar hasil pelaksanaan program proyek di desa yang dilakukan oleh mahasiswa,dosen pembimbing lapangan, perangkat desa, dan masyarakat desa. Sejauh ini,adanya program proyek di desa yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi S1Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Univeristas Negeri Surabaya dirasamembawa dampak yang sangat baik dan positif dari perangkat dan masyarakat desayang ada di lokasi. Mereka merasa senang dan berharap kegiatan ini dapat berlanjutdi tahun-tahun berikutnya untuk memastikan terjadinya keberlanjutan pelaksanaanprogram.